• - Mengucap Syukur Untuk Tenaga pelayan yang telah Tuhan utus Pdt. Tetty Pasaribu, S.Th,telah datang dan siap untuk melayani Tgl 5 April yang lalu,


    - Doakan Sdri.Mira anggota Boom Community yang akan menjalankan operasi pengangkatan daging tumbuh pada tanggannya (Tendon) yang rencananya akan dilaksanakan pada Libur semester II (kalender akademik Univ. Tanjung Pura)Biar Tuhan menguatkan, mencukupkan dana yang dibutuhkan untuk biaya operasi.


    - Doakan Sdri. Hana yang juga akan doperasi Paru-paru. Tapi Hana mempunyai kerinduan ingin mengikuti Ujian bersama teman-temannya sebelum ia menjalani operasi. Doakan biar Tuhan memberikan waktu yang tepat sesuai kehendak-Nya.



    - Doakan Sdr. Beni Tarigan Dalam studi akhir penyusunan skripsi untuk menyelesaikan perkuliahan jenjang S1 fakultas hukum. Biar Tuhan tambahkan hikmat pengertian serta campur tangan Tuhan dalam proses pengajuan judu, penyusunan hingga ujian skripsi.


    - Doakan perkembangan pelayanan BOOM untuk menjangkau jiwa-jiwa muda bagi Kerajaan Allah. secara khusus pengurus, kemajuan iman, semangat dan Tuhan tambahkan hati yang rindu melayani.


    - Doakan Anggota BOOM, dan juga para anak-anak muda di Kalimantan Barat.Sehinga Tuhan memberkati dalam segala aktifisa kehidupan mereka.


    - Doakan Sdr. Ferdi yang memiliki penyakit usus buntu, yang sangat mengganggu aktifitasnya sehari-hari, biar Tuhan nyatakan kuasa atas Ferdi dan menyembuhkan penyaki ini pada waktu Tuhan.


    Bagi teman-teman dan pengunjung yang memiliki pergumulan dan rindu ingin di dokan, dapat mengirimkan pokok doanya ke email filladelfia@yahoo.co.id



    Matius 7:7

Cari Jodoh

Amsal 3:5-6

"Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu...."
(Amsal 3:5)

Guys, setiap orang tentu ingin mendapatkan jodoh yang terbaik dari Tuhan (bagi yang belum nikah ni). Banyak cara yang dapat dilakukan tatkala seseorang ingin mendapatkan pasangan. Misalnya ikut Take Me Out. Disana ada banyak Wanita cantik dan Pria tampan yang siap mencari dan mendapatkan pasangannya. Apakah itu salah? Enggak, tetapi apakah pasangan yang mereka pilih itu  adalah sesuai dengan kehendak Allah? Ataukah hanya keinginann sendiri. sehingga tak heran, ada begitu banyak pasangan yang akhirnya bercerai hanya karena mereka tidak sejalan lagi, sangat disayangkan.

Oleh karena itu, Amsal dengan tulisan-tulisan hikmatnya memberikan tuntunan bagaimana mencari dan menemukan jodoh yang dari Tuhan.

Pertama, Percaya kepada Tuhan (ayat 5a). percaya berarti sepenuh hati, yakin en ga garu, ga bimbang bahwa Allah akan memberikan yang terbaik menurut waktu dan kehendaknya.

Kedua, jangan bersandar kepada pengertian sendiri (ayat 5b) Sering kali kita salah dalam menilai, en akhirnya kita salah dalam mengambil keputusan, karena kita hanya mampu melihat kehebata si doi dan bagian luarnya saja, dan itu sangat terbatas, sementara Allah melihat sampai kedalaman hati. (keren kan?)

Ketiga, jadikan Tuhan di atas segalanya (ayat 5a) Guys tatkala kita menjadikan Tuhan di atas segalanya, maka Ia yang akan berdaulat atas kehidupan kita. Akibatnya bila kita melakukan hal tersebut di atas, maka Tuhan akan meluruskan jalan mu.

Guys, mungkin sering kali kita mengganggap Tuhan bekerja terlalu lama en seolah-olah ga menjawab doa kita lagi mengenai pasangan hidup. But taukah kita, Ia tau yang terbaik untuk setiap anak-anakNya dan ia juga tahu waktu yang tepat untuk kita dapat memiliki pasangan hidup. So, percaya kepada Tuhan dengan segenap hati kita.

Menjadi Orang Yang Diberkati Allah

Guys, Kejadian mencatat Yusuf adalah anak yang paling di kasihi oleh ayahnya Yakub diantara saudara-saudaranya, sehingga mereka (saudara-saudara yusuf) iri terhadap yusuf. tapi yang mau BC bahas kali ini bukan hubungan yusuf dengan saudara-saudaranya, tapi bagaimana yusuf begitu dikasihi Allah dan diberkati. Sejarah kehidupan yusuf dapat menjadi pelajaran bagi kita agar hidup kita diberkati Allah. kita dapat melihat ketkia ia berada dimesir dan tinggal bersama Potifar. BC mau ngajak kita untuk melihat ayat-ayat yang menuliskan yusuf diberkati Tuhan dalam pasal ini.

Perhatikan
Kejadian 39: 2,  Tuhan menyertai Yusuf dan membuat apa yang dikerjakannya berhasil.
Kejadian 39:3, Potifar sendiri menyaksikan bahwa yusuf diberkati Tuhan.
Kejadian 39:5, Tuhan memberkati rumah potifar karena Yusuf
Kejadian 39:21, Yusuf menjadi orang kesayangan kepala penjara, karna Tuhan menyertainya
Kejadian 39:22-23,  kepala penjara mempercayakan semua tahanan kepada yusuf, kekuasaan    penjara diberikan sepenuhnya kepada yusuf, karena Tuhan menyertainya.

Nah guys, ini baru sebagian bukti penyertaan Allah kepada yusuf, masih banyak lagi ayat-ayat yang menuliskan tentang penyertaan allah. Apa saja yang diperbuat yusuf Tuhan buat itu berhasil. keren ga tuh?!

Sekarang BC mau nanya sama kalian, gimana kehidupan kalian, diberkati seperti yusuf, sedang-sedang atau ga sama sekali? apa pun jawabannya, BC yakin setiap kita pasti pengen berhasil dan diberkati seperti yusuf ya ga sih?
Hmm... BC punya 3 rahasia sukses yusuf diberkati Allah.

Pertama, Punya hubungan yang erat dengan Tuhan 
Kej 41:38, Fiaraun mengatakan bahwa yusuf memiliki Roh Allah. itu berarti ia menjalin hubungan yang  erat dengan Tuhan.

Kedua, Takut akan Tuhan
Yusuf memiliki hati yang takut akan Tuhan bukan dengan perkataan tapi dengan bukti. Kej 39:7-20, 
takut akan Tuhan berarti taat akan semua perintah Allah, ga kompromi dengan dosa sehingga bisa hidup kudus, karena Tuhan benci sama dosa.

Ketiga, Dapat dipercaya siapa saja terlebih Tuhan
Yusuf menjadi orang yang dapat dipercaya terbukti ketika yusuf diberi kuasa oleh Potifar atas rumahnya, ia menolak ajakan tante Potifar, menjadi orang kepercayaan kepala penjara hingga menjadi kepercayaan Firaun.

Tiga rahasia diatas menjadi ciri Yusuf, sehingga berdampak ia dikasihi oleh Allah dan kehidupannya diberkati. So, giamana kehidupan kita, kita ingin menjadi orang yang dikasihi Allah dan diberkati? Pertama, kita harus memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan, bagaimana Tuhan mau tau kehidupan kita jika kita tidak dekat dengan Tuhan? Kedua,Takut akan Tuhan dan taat contoh sederhana takut akan Tuhan dengan mengindahkan 10 perintah Allah (Keluaran 20). dan ketiga, dapat dipercaya. So pasti BC percaya jika 3 hal ini kita terapkan dalam kehidupan kita Allah akan semakin sayang dengan kita dan memberkati kita.

7 Ciri-Ciri Pasangan Yang Tidak Seimbang


Guys, mari kita  belajar mengenal pasangan hidup kita, agar kita ga salah kaprah saat menemukan atau berkenalan dengan orang yang menurut kita ia baik dijadikan teman hidup. Karena baik bagi kita tapi belum tentu baik bagi Tuhan. Benar toh?

Ok, sebagai bahan acuan untuk memilih pasangan hidup, BC punya 7 ciri-ciri pasangan yang ga seimbang, hmm...kira-kira apa saja yang membuat hubungan kita ga seimbang?"

Pertama, Bertepuk sebelah tangan
Gini maksudnya, cinta yang bertepuk sebelah tangan adalah cinta yang ga terbalas. Kita ga boleh memaksakan cinta ini, karena jika demikian hubungan kita akan timpang. karena akan ada keterpaksaan dalam menjalani hubungan dan ini ga akan menjadi berkat didalam hubungan.ga percaya? coba deh kalian bertepuk dengan sebelah tangan, sampai kucing bisa terbang pun ga bakalan berbunyi ( memang kucing ga bisa terbang).

Kedua, Kita menjadi juruslamat hidupnya
Kalau yang kedua ini sama artinya dengan tidak seiman. coba deh baca  II Kor 6:14 Ga mungkin pasangan kita ke sabang kita kemarauke.. (hik..hik..seperti berlayar saja ) Apa kata dunia? ada tapinya, jika pasangan kita tersebut mau dan sungguh-sungguh menerima Yesus sebagai Tuhan dan jurusslamatnya. Allah ga bisa kompromi dengan dosa dan membenci dosa.

Ketiga, Kita mencari kesembuhan batin baginya.
Mencari pasangan sekedar mengisi kekosongan hidup bukan jalan yang terbaik "yach..ga ada rotan akarpun jadilah..". Menjadikan si Do'i sebagai pengobat sakit hati kita kepada pasangan kita yang lalu ga membuat hubungan kita seimbang didalam Tuhan.

Keempat, Kita hanya terpikat dengan penampilan
"Wah si do'i mirip sama mantan pacar gw dulu, boleh juga ni..," atau kita melihat  do'i seperti orang yang kita banggakan dalam hidup kita, mungkin juga karakter, style atau hal-hal yang dimiliki si do'i mirip dengan mantan pacar  kita, sehingga kita memutuskan untuk menjadikan dia sebagai teman hidup kita.Penampilan hanya sebatasi identias luar yang sifatnya hanya sementara. ga bijak jika kita mencari pasangan hidup hanya karena mirip dengan seseorang yang kita banggakan.


Kelima, Kita hanya sekedar mengalami cinta lokasi
Cinta lokasi dimana kita merasakan perasaan yang mengebu-gebu terhadap pasangan kita pada saat dan lokasi tertentu. sehingga menimbulkan keinginan untuk melanjutkannya ke jenjang yang lebih serius. hmmm....BC yakin cinta semacam ini ga bisa bertahan lama, karena ga memilikik pondasi yang kuat untuk berhan.

Keenam, Kita berniat membrontak
hubungan kita akan tidak seimbang jika kita berniat memberontak dari ketetapan Allah, seperti yang sudah BC bilang, baik bagi kita itu belum tentu baik Bagi Allah.

Ketujuh, Kita mencintai kepunyaan orang lain.
(Keluaran 20:17 ) sudah jelas melarang kita mengingini milik orang lain "tapikan jalur kuning belum melengkung?" itu kata-kata dunia. kita anak-anak Allah ga boleh seupa dengan dunia ini, jika do'i udah jadi pacar orang lain berarti dia memang buka pasangan yang ditentukan Allah buat kita. so, kenapa kita harus memaksakan keadaan.


Sebagai anak Tuhan, memilih pasangan hidup ga semudah kita memilih pakain di pasar, bisa di pakai jika tidak cocok bisa di tukar. Karna ada aturan yang harus kita patuhi didalam Tuhan. Jika ada ketujuh ciri di atas bukan berarti kita ga bisa bersatu dengan pasangan kita, kita bisa hidup bersama, tapi rumah tangga kita akan timpang karena ketidak seimbangan tersebut. Maka tidak jarang banyak yang KACEI alias kawin cerai.

Sulit untuk kita membedakan mana yang baik dan buruk, maka dari itu, BC nyaranin untuk minta petunjuk sama Tuhan agar kita mengetahui kehendak-Nya en ga salah pilihan dengan menjalin hubungan yang erat dengan Tuhan sering dengan kata-Nya ( Baca  Firman Tuhan ), jangan mengandalkan insting kita.(Roma 3:2 ) "Gw udah berdoa siang dan malam, waktu mandi aja gw berdoa tapi ko gw belum dapat-dapat sih?" Kalau ada pertanyaan demikian, BC ingetin apa motivasi kita dibalik doa itu ( Yak 3:3 ). Allah ga mau dengar doa yang ga tulus.


Jadi guys, kerinduan BC kita bisa menjadi orang yang bijak yang menaruh pengharapannya kepada orang yang tepat yaitu Yesus Kristus. Tuhan memberikan bagi kita kesempatan untuk memilih pasangan kita, kita dapat menyeleksi yang terbaik dari yang baik. Minta petunjuk Tuhan agar kita ga salah dengan menjalin hubungan yang erat dengan-Nya, mendengarkan perkataannya ( Baca Firman Tuhan ) dan peka. Biro jodoh, zosiak, dan ramalan-ramalan bukan penuntun yang tepat karena yang tahu sebenarnnya adalah Allah, sebab Ia yang memiliki segalanya, ia yang menciptakan manusia daji Ia tau segala kekurangan, mana yang baik dan buruk untuk kita.



Sukses guys, kalau udah dapat teman hidup jangan lupa kasi info BC...!









Keputusan ku, Tetap Setia !

Ayub 1:1-22

"Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujutlah ia dan menybah".

Guys, kali ini BC akan mengajak kita untuk belajar dari teladan seorang hamba Tuhan yang luarbiasa diberkati Tuhan karena kesetiaannya. Yuups, betul ! Ayub namanya. Alkitab mencatat bahwa Ayub adalah orang yang saleh, jujur dan yang ga kalah kerennya ia Takut kepada Allah en ga kompromi dengan dosa ( Ayub 1:1). masih ada ga ya orang seperti ini di jaman sekarang??! hik..hik...BC percaya kalian pasti lebih dari om ayub ini. "amin".
Tau ga guys, akibat dari kesetiaannya Ayub diberkati Tuhan dalam kehiupanya wew!!! keyen.  mari kita baca Ayub 1:2-3 cekidot ! KLIK DISINI UNTUK 
Karena begitu banyak kekayaannya sehingga Ayub dikatakan sebagai orang yang terkaya dari semua orang di sebelah Timur. Ini membuktikan bahwa Tuhan kita selain kaya, Ia bukan Tuhan yang pelit en egois. Dia ga menikmati kekayaannya sendiri en Dia memperhitungkan kehidupan kita, Burung pipit aja dia pelihara apa lagi kita anak-anak-Nya. Tapi ga selalu didalam Tuhan kita akan senang, "bingung?" mari kita lihat kisah Ayub selanjutnya (Ayub 1:13-14) Satu persatu harta Ayub yang begitu banyak habis "Ayub bukan bangkrut", bahkan kesepuluh anaknya yang cantik en ganteng itu juga ikut mati. keadaan Ayub saat itu sangat terpuruk, bahkan Alkitab mencatat bahwa Ayub juga terkena penyakit yang sangat ganas(Ayub 2:7). semua orang meninggalkan dia, wah, jika dibayangkan keadaan Ayub ini sangat memprihatinkan, Ayub yang dulunya kaya, hidup dalam kemegahan tiba-tiba miskin dan ga punya apa-apa, bisa dikatakan Ayub sudah tidak berguna saat itu.Tapi apa yang dilakukan Ayub ketika menghadapi situasi yang sulit ini? (Ayub 1: 20) Ayub ga complaint sama Tuhan, dia ga menyalahkan Tuhan dan malah memuji Tuhan ( Ayub 1:21-22) "Give applous 2 Ayub" Prok...prokk..prok...!

STOP ! Kita lanjut lagi.
Hmm...guys BC hampir menangis waktu baca kisah Ayub ini, "lagi sakit mata, hik..hik..hikk.." Gimana kalau situasi yang dirasakan Ayub ini nyata dalam hidup kita, kebayang ga sih?! BC aja kehilangan 1 handphon udah seperti kehilangan 1 berlian, apa lagi Ayub kehilangan banyak kekayaan en terlebih anak-anak yang disayanginya. Tentunnya Ayub sangat terpukul dengan kejadian itu, Tapi Ayub punya komitmen bahwa ga ada yang lebih berharga dari Allah yang ia percayai, ga ada yang lebih setia dari Allah, ga ada yang lebih mengasihi dari Allah en ga ada yang lebih bisa mengertinya dari Allah "Amin"

Guys, munkin pergumulan kita ga seberat Ayub, tantangan dalam pelayanan kita ga seperti Saulus ( Kisah Para Rasul ) mungkin saat ini kita hanya mengalami sedikit kendala dalam pelayanan kita, hanya masalah kecil yang kita anggap itu besar sehingga menjadi batu penghalang bagi kita untuk tetap setia, lebih buruknya itu menjadi alasan bagi kita  untuk meninggaklan Tuhan dan pelayanan kita. Ingat, Tuhan ga akan membiarkan kita sampai terjatuh. (Ayub 1:12) Setiap tantangan en masalah yang terjadi di tengah-tengah pelayanan kita itu bukan berati Tuhan ga memperhatikan kita atau Tuhan udah sombong sama kita, justru Tuhan lagi fokus terhadap kita. perhatikan perbincangan Allah dengan Iblis dalam Ayub 1:6-12. Allah hanya ingin menguji kesetiaan kita, Ia sedang membentuk karakter iman kita, mental kita dan membuat kita semakin kuat, sehingga kita mampu jika Allah memberikan tanggung jawab yang lebih dari sebelumnya.

So, sekarang waktunya untuk melihat pribadi kita masing dengan belajar dari keteladanan Ayub, minta ampun sama Tuhan jika selama ini kita mulai menyalahkan Tuhan en mau coba-coba untuk tidak setia saat masalah atau tantangan terjadi dalam hidup kita. alasan-asalan konyol yang membuat kita jauh dari Tuhan, membuat kita patah semnagat melayani Tuhan.

       "Tuhan kan ga memperhatikan kami, toh pelayanan kami seperti ini"
"Ko, jadi begini, ko bisa" 
        "Udahlah mendingan gw cukup sampai disini aja"
"cape gw, tiap hari pelayanan tapi gw ga diberkati" 
       "cape2 setia tapi kayaknya Tuhan ga tau deh kalau aku setia mati2" an?!"

Jangan cepat menyimpulkan sesuatu. Ingat  jalan Tuhan ga bisa terselami  oleh manusia. mungkin pelayanan kita seperti ini karna karna kita ga sungguh-sungguh melayani, atau bisa jadi begini dan  begitu, pelayanan kita ga diberkati, ga bertumbuh padahal kita udah mati-matian setia karna diri kita sendiri. Kita koreksi diri kita apakah kita sudah benar dihadapa Tuhan, apakah pelayanan kita berkanan buat Tuhan, apakah kesetiaan kita dilandasi Takut akan Tuhan? karena ga cukup jika kita hanya setia tetapi kita ga takut Sama Tuhan, sama aja bohong kan? 

Ambil waktu bersama Tuhan, ngomong secara pribadi sama Tuhan ( berdoa ) dan ambil keputusan untuk tetap setia sama Tuhan, maka Tuhan akan memeperhitungkan kesetiaan kita, seprti Ayub, Tuhan memperhitungkan kesetiaan Ayub dan mengembalikan  seluruh kepunyaannya yang sudah hilang bahkan Alkitab mencatat dua kali lipat Allah berikan kepada Ayub. Allah memberkati Ayub hingga ia mati ( Ayub 42:10-17 ). Allah juga akan memberkati kita saat kita sabar dan setia kepada Tuhan.

Be a Worker 4 Christ

 Yeremia 1:1-19

Yeremia 1:5
"Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa."
__________________________________________________________________ 
Boys en Girl,  kalian mungkin sudah membaca dan mungkin hafal dengan kisah Yeremia ini saat ia dipanggil
Allah untuk menjadi nabi dan bernubuat bagi bangsa-bangsa. sedikit BC uraikan ceritanya, Yeremia pada awalnya menolak tawaran Allah ini (Yer 1:6). Alasannya karna dia masih muda en ga pandai berbicara. dari perkataan Yeremia ini BC dapat menyimpulkan bahwa Yeremia memiliki 3 hal dalam dirinya yaitu:

Pertama : ga Pe'De. alias ga percaya diri. Yeremia ga percaya dengan kemampuan dirinya sendiri. (Yer 1:9)
Kedua : Rasa Takut.(Yer 1:8) "Yang bener aja Tuhan ini, masa gw masih muda tapi disuruh menasihati Bangsa, kalau sedikit sih oke, ini banyak bisa-bisa dibacok gw..." mungkin seperti itu kata-kata Yeremia saat Tuhan mengutarakan Firman-Nya. ia takut, karna ia bukan berbicara kepada anak kecil tapi kepada bangsa-bangsa dan raja-jara yang besar.
Ketiga : Ragu en Ga percaya  "Apa mungkin bisa gw bernubuat?! untung-untung kalau mereka dengerin gw..." But  God know, Lalu Allah menguatkan Yeremia n memberi semangat ( Yer 1:7) tapi ga hanya itu Allah membuktikan kalau Ia bukan sekedar memberi perintah, Yer 1:9, Allah memberi Yeremia karunia, n memberi kuasa untuk melakukan perkara-perkara besar (Yer 1:10) Wow...! it's great.

Boys en Girs, BC  mau ngajak kita untuk memejamkan mata sejenak "tapi setelah baca renungan ini" renungkan pribadi kita masing, pernah ga sih kita merasa bahwa Tuhan mau kita menjadi pekerja bagi-Nya dengan melayani-Nya dimana aja? lalu bagaimana tindakan kita, apakah kita menolak dengan 3 hal yang ada pada Yeremia? atau alasan-alasan ( "aku kan....?" ). Mungkin keadaan disekitar kita ga seperti keadaan pada zaman nabi Yeremia, Tuhan ga langsung datang berbicara secara empat mata kepada kita untuk menawarkan pekerjaan bagi kita. Tapi secara tidak sadar Tuhan ingin kita menjadi pekerja bagi kerajaan-Nya,  
(Mat 28:19-20, Mat 5:13, Mat 5:16 ). mungkin Allah ga langsung mengulurkan tangannya dan menjamah bagian tubuh kita lalu sekejap kita mendapat karunia, Yer 1:5 membuktikan bahwa Allah telah mengenal kita jauh sebelum kita dilahirkan, maka dari itu Allah tentunya sudah punya planing buat hidup kita en Dia sudah melengkapi kita dengan karunia-karunia yang unique ga mungkin seorang prajurit berperang tanpa senjata. So, ga ada alasan lg untuk kita menolak menjadi pekerja bagi Allah, 

You know jika kita menolak pekerjaan Allah? Nabi Yunus sudah pernah merasakan hal pahit ketika ia mencoba menentang kehendak Allah. 

Menjadi pekerja Allah ga harus berkhotbah teriak-teriak seperti pendeta didepan mimbar. yang ada malah kita akan dilempari, karna kita di kira orang gila ga ada angin ga ada hujan tiba-tiba ngoceh didepan jemaat. atau berkhotbah di lampu merah. Maksud BC, sebagai pekerja Tuhan, kita sudah diberi batas en  jalur masing-masing sesuai karunia kita. BC percaya setiap anak Tuhan pasti memiliki banyak karunia.

BC mau setelah membaca kisa Yeremia ini kita bisa mengambil komitmen untuk menerima setulus hati pekerjaan yang diberikan Tuhan untuk kita, ga mesti ada kata "tapi", ga harus ada kata "aku kan..." , ga ada kata "malu, aku ga bisa," ga ada penawaran. Hal kecil yang dapat kita lakukan sebagai pekerja Allah ialah dengan melayani digereja dimana kita dinggal dengan talenta kita, menjadi saksi bagi Kristus dilingkungan sekitar kita dengan menjadi teladan bagi orang-orang percaya, dalam tingkah laku, dalam kasih, dalam kesetiaan dan dalam kesucian kita."